6/08/2006

Jadi Diri Sendiri

     Apa kabar sobat? Kali ini gue bakal bahas wacana jadi diri sendiri nih. Apa sih yang kalian pikirin wacana jadi diri sendiri? Pastinya setiap kalian punya balasan masing-masing dan mungkin pula tak sama atau mungkin ada kemiripan. Nah apakah hingga dikala ini kalian udah ngerasa jadi diri sendiri? Kalaupun belum gue bukan mau menggurui sobat untuk jadi diri sendiri tapi gue disini cuma pengen mengembangkan wacana jadi diri sendiri versi gue.
        Banyak yang bilang bahwa bahwa jadi diri sendiri itu menyenangkan, asik, seru atau banyak lagi lainya. Apakah menjadi diri sendiri itu mudah? Jawabanya relatif, ada yang bilang gampang dan ada pula yang bilang susah. Ya begitulah memang adanya, banyak orang yang cepat menemukan jati dirinya namun tak sedikit pula yang hingga mencapai remaja atau bau tanah sekalipun belum menemukan jati dirinya. 

     Loe gak bakal bisa jadi orang lain sekeras apapun kau berusaha. Karena loe cuma bakal jadi bayangan orang lain. Kita ambil referensi Mario Teguh yang sukses dengan menjadi dirinya. Nah apa loe bakal sukses klo ngikutin Mario Teguh dengan segala tetek bengeknya? Kemungkinan besar jawabannya yaitu tidak alasannya yaitu loe cuma jadi duplikatnya aja gak lebih dan gak kurang.

    Makara diri sendiri bukan berarri tak boleh mencontoh bahkan menggandakan orang lain. Karena intinya insan yaitu hasil copy paste. Yups kita hanya menggandakan dan menerapkanya kemudian berusaha berkreasi terhadap apa yang kita kerjakan. Mencontoh tentu boleh alasannya yaitu itu penting buat referensi namun kita harus berkreasi dan mencari hal lain yang bakal menyebabkan kita beda dari orang yang kita tiru. Dengan begitu kita  akan jadi diri sendiri bukan duplikat orang lain.
     Pepatah usang mengatakan, kita harus bisa menyayangi diri sendiri sebelum bisa menyayangi orang lain. Anda sebetulnya lebih bakir dan lebih rupawan dibanding yang Anda pikirkan. Jadi, mulailah fokus pada menyayangi diri sendiri dan ikuti kata hati anda. Percayalah bahwa Anda bisa dan bisa menangani duduk masalah yang terjadi. Dalam diri Anda terdapat potensi dan kekuatan yang menunggu untuk beraksi.
     Dalam setiap bulat persahabatan, selalu ada tugas si petualang, si pelawak, si pengusaha sukses, si raja buku. Temukan tugas Anda sendiri di kelompok pertemanan Anda. Jangan takut berbeda alasannya yaitu jadi diri sendiri serta berusaha berdamai dengan diri anda atas kesalahan atau kegagalan sebelumnya. Fokuslah untuk terus berproses menjadi lebih baik lagi. 

“ Barang siapa yang hari ini sama saja dengan kemarin, merugilah dia. Jika hari ini lebih jelek dari kemarin, ia celaka.Dan beruntunglah jikalau hari ini lebih baik dari kemarin. ” (HR Bukhari)

     Segitu dulu postingan gue kali ini. Terima kasih ya sobat udah mampir ke blog gue.  Nah buat sobat-sobat yang mau baca postingan gue yang lain bisa DISINI. Dan klo kalian mau mampir buat liat video-video gue bisa kunjungi CHANEL YOUTUBE gue DISINI
Comments

Add Your Comment
EmoticonEmoticon