7/28/2014

Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis Periklanan

Pengertian, Fungsi, Jenis-jenis dan Peran Periklanan - Dalam satu perusahaan biasanya dibagi-bagi menjadi banyak sekali macam divisi untuk mengatur bagaimana perusahaan tersebut beroperasi. Salah satunya ialah divisi pemasaran yang tugasnya untuk memasarkan produk yang telah di produksi oleh perusahaan tersebut. Pemasaran ialah ujung tombak dari perusahaan. Periklanan ialah bab dari pemasaran, periklanan ialah salah satu dari integrated marketing communication sebagai salah satu cara pemasar untuk mengenalkan produknya kepada konsumen. Iklan juga merupakan bab dari promotion mix (bauran promosi). 

Khusus dalam artikel kali ini, akan kita bahas sedikit mengenai periklanan, dari mulai pengertian periklanan, fungsi periklanan, jenis-jenis periklanan dan kiprah periklanan dalam pemasaran. Jika kau merasa terbantu dengan adanya artikel ini, jangan lupa like and share. Subcribe juga chanel Youtube saya di : Oto Dut | Youtube

A. Pengertian Periklanan

Definisi periklanan berdasarkan Kotler dalam Muhammad Jaiz (2014) ialah segala bentuk penyajian dan promosi ide, barang atau jasa secara non-personal oleh suatu media tertentu yang memerlukan pembayaran.

Kemudian, berdasarkan Kotler dan Amstron (2002;153) menyatakan bahwa periklanan ialah segala biaya yang harus dikeluarkan sponsor untuk melaksanakan presentasi dan promosi nonpribadi dalam bentuk gagasan, barang atau jasa.

Menurut Jefkins (1997;5) periklanan ialah pesan-pesan penjualan yang persuasif  yang ditujukan kepada calon pembeli potensial atas produk barang atau jasa tertentu dengan biaya yang semurah-murahnya. 

Selanjutnya berdasarkan Supriyanto, (2008:19) iklan ialah promosi barang, jasa, perusahaan, dan inspirasi yang harus dibayar oleh sponsor (pengiklan). 

Dari pegertian-pengertian di atas, memakai istilah sponsor. Yang dimaksud dengan sponsor ialah perusahaan tertentu yang nantinya menjadi klien penyedia jasa promosi, dengan kata lain ialah perusahaan yang mempunyai iklan, memasang iklan dengan biaya tertentu dan periode waktu tertentu.

bagi menjadi banyak sekali macam divisi untuk mengatur bagaimana perusahaan tersebut beroperasi Pengertian, Fungsi, Jenis-jenis Periklanan
Periklanan/Advertising
Baca lebih lanjut di : Pengertian Iklan dan Struktur Iklan

B. Fungsi Periklanan

Secara umum, periklanan mempunyai fungsi komunikasi yang sangat penting bagi suatu perusahaan dan organisasi bisnis lainnya, berikut ini ialah beberapa fungsi periklanan berdasarkan Terence A. Shimp (2003:357) :

1. Informing (memberi informasi) 
Fungsi periklanan yang pertama ialah untuk memberi informasi wacana keberadaan suatu produk kepada konsumen, membuat konsumen sadar (aware) akan keberadaan merek produk tertentu, untuk memberi informasi tetang keberadaan produk baru, memberi informasi wacana banyak sekali fitur dan manfaat produk dan menfasilitasi pencitaan merek (citra merek) yang positif.

2. Persuading (mempersuasi)
Selain memberi informasi wacana keberadaan produk dan manfaatnya, periklanan juga berfungsi untuk membujuk seseorang (calon konsumen) untuk melaksanakan sesuatu yang diinginkan oleh pengiklan menyerupai misal semoga konsumen melaksanakan membeli/mencoba produk dan jasa yang diiklankan.

Salah satu ciri iklan yang efektif ialah sukses dan bisa membujuk seseorang untuk melaksanakan sesuatu.

3. Reminding (mengingatkan)
Brand awarness (kesadaran merek) sangatlah penting bagi perusahaan, merk awareness tercipta tidak begitu saja, butuh proses dan waktu yang lama. Salah satunya ialah dengan iklan, dengan begitu konsumen akan ingat dan sadar akan keberadaan suatu merek. Jadi, selain memberi informasi dan membujuk seseorang untuk melakukan  sesuatu, iklan juga berfungsi untuk mengingatkan akan keberadaan suatu produk barang atau jasa.


4. Adding Value (memberikan nilai tambah)
Terdapat tiga cara fundamental yang sanggup dilakukan oleh perusahaan untuk memberi nilai tambah dari suatu produk, yaitu : inovasi, penyempurnaan kualitas dan mengubah persepsi konsumen. Salah satu cara merubah persepsi konsumen ialah melalui periklanan yang efektif.

Makara fungsi periklanan yang selanjutnya ialah untuk menawarkan nilai tambah (adding value), melalui periklanan maka sanggup dibuat sebuah persepsi konsumen yang baik terkait dengan suatu produk. Periklanan yang efektif akan menyebabkan merek dipandang menjadi sesuatu yang penting, lebih elegan, bergensi, dan lebih unggul dari ajuan pesain. Misal saja, produk i-Phone yang mempunyai nilai prestige bagi pemakainya.

5. Assisting (mendampingi)
Fungsi lain dari periklanan ialah sebagai pendamping yang memfasilitasi upaya-upaya lain dari perusahaan dalam proses komunikasi pemasaran. Sebagai contoh, periklanan mungkin dipakai sebagai alat komunikasi untuk meluncurkan promosi-promosi penjualan menyerupai kupon kupon dan undian. Peran penting lain dari periklanan ialah membantu perwakilan dari perusahaan.

C. Jenis-jenis Iklan

Dalam dunia bisnis terdapat banyak sekali jenis iklan, masing-masing jenis berguna dan tujuan masing-masing. Berikut ini ialah beberapa jenis-jenis iklan berdasarkan (Larreche, 2000,) yaitu :

1. Iklan Merek (brand advertising)
Iklan merek (brand advertising) ialah sebuah iklan yang tujuan utamanya ialah untuk meningkatkan penjualan merek dengan mendorong konsumen untuk beralih dari merek-merek pesaing, meningkatkan konsumsi/jumlah pembelian ulang, menarik non pengguna dari jenis produk, dan mempertahankan penjualan para pelanggan sekarang.

2. Iklan kerjasama (cooperative advertising)
Adalah salah satu bentuk iklan yang terbentuk berkat kerjasama antara dua perusahaan atau lebih, contohnya yang dilakukan oleh perusahaan manufaktur (yang memproduksi barang) dengan retailer (pengecer, menyerupai alfmart, indomart, indogrosir, transmart dll)

3. Iklan korporasi (corporate-institusional-advertising)
Iklan korporasi meliputi iklan info (issue advertising) dan iklan korelasi investor (investor relation). Iklan info dirancang untuk mendukung info sosial atau ekonomi tertentu dimana perusahaan mempunyai kepentingan yang kuat. Iklan korelasi investor dirancang untuk menghasilkan kesadaran dengan membangun perilaku yang menyenangkan terhadap perusahaan di antara analis keuangan dan investor.

Iklan sebagai sebuah perjuangan untuk membuat konsumen melaksanakan sesuatu yang diinginkan oleh pengiklan. Pada umumnya, iklan sanggup diklasifikasikan dalam tipe-tipe besar antara lain :

1. Periklanan Produk
Yaitu tipe periklanan yang ditujukan untuk produk, menyerupai presentasi, promosi produk-produk baru, produk yang sudah ada, atau produk yang sudah mengalami inovasi.

2. Periklanan Eceran
Periklanan eceran (retail) sebuah iklan yang dipakai untuk mengiklankan retail (toko eceran), alasannya retail maka sasaran audience nya bersifat lokal dan fokus pada toko (tidak secara nasional). Periklanan eceran menawarkan tekanan pada harga, ketersediaan, lokasi dan jam-jam operasi.

3. Periklanan Korporasi
Pada umumnya periklanan korporasi dirancang dengan tujuan untuk membuat gambaran menguntungkan bagi sebuah perusahaan dan produk-produknya. Tujuan utama periklanan ini ialah untuk membangun identitas korporasi atau untuk mendapat pinjaman publik terhadap sudut pandang organisasi.

4. Periklanan Bisnis ke Bisnis
Periklanan ini ditujukan kepada para pelaku industri, pedagang mediator (pedagang partai/pengecer), serta para profesional.

5. Periklanan Politik
Sesuai dengan namanya, periklanan ini mempunyai unsur-unsur politik, tujuannya untuk membujuk orang semoga menentukan mereka, mendukung mereka atau iklan yang dipakai oleh pemerintah untuk memperbaiki reputasi negara dll.

6. Periklanan Direktori
Bentuk terbaik periklanan direktori yang dikenal ialah Yellow Pages, meskipun kini terdapat banyak sekali jenis direktori yang menjalankan fungsi serupa menyerupai yang banyak dilihat pada media internet. Pada umumnya orang melihat periklanan direktori untuk menemukan cara membeli sebuah produk atau jasa.

7. Periklanan Respon Langsung
Periklanan respon pribadi melibatkan komunikasi dua arah di antara pengiklan dan konsumen. Periklanan ini memakai banyak sekali media menyerupai pos, televisi, koran, majalah dan konsumen sanggup menanggapinya melalui pos, telepon, faks dan lain-lain.

8. Periklanan Pelayanan Masyarakat
Periklanan pelayanan masyarakat dirancang untuk kepentingan masyarakat dan mempromosikan kesejahteraan masyarakat. Periklanan ini sering disebut dengan periklanan sosial masyarakat yang merupakan periklanan non-profit.

9. Periklanan Advokasi
Periklanan advokasi berkaitan dengan penyebaran gagasan gagasan dan penjelasan info sosial yang kontroversial dan menjadi kepentingan masyarakat, contohnya mengenai kontroversi alam dan lain lain.

Menurut Nani Nuraeni, S. Sos, jenis-jenis periklanan jika dilihat dari segi tujuannya sanggup dibagi menjadi 3 macam yaitu :

1. Commercial Advertising
Iklan komersial ialah iklan yang bertujuan untuk mendukung kampanye pemasaran suatu produk/jasa. Iklan ini terbagi lagi menjadi beberapa macam yaitu iklan strategis yang dipakai untuk membangun merek dan iklan taktis dengan tujuan mendesak menyerupai semoga segera melaksanakan kontak dengan merek tertentu.

2. Corporate Advertising
Iklan koporasi ialah iklan yang bertujuan untuk membangun gambaran suatu perusahaan yang pada balasannya dibutuhkan bisa membangun gambaran positif produk-produk atau jasa yang diproduksi oleh perusahaan tersebut.

3. Public Service Advertising
Iklan layanan masyarakat merupakan bab dari kampanye social marketing yang mempunyai tujuan untuk menjual gagasan atau inspirasi untuk kepentingan atau pelayanan masyarakat.

Baca juga : Syarat-syarat Sebuah Iklan Yang Baik dan Benar

Di atas ialah penjelasan wacana pengertian periklanan, fungsi periklanan, dan jenis-jenis periklanan. Semoga sanggup bermanfaat dan terimakasih :v.

Sumber http://ki-tapunya.blogspot.com/
Comments

Add Your Comment
EmoticonEmoticon