1/07/2015

11 Langkah Sukses Public Speaking


 atau kemampuan berbicara di depan umum merupakan keterampilan yang amat penting ketika ini 11 Langkah Sukses Public Speaking
Skill public speaking atau kemampuan berbicara di depan umum merupakan keterampilan yang amat penting ketika ini. Tidak hanya di dunia kerja, namun public speaking bisa menunjang aneka macam hal dalam kehidupan. Terlebih lagi di zaman kini ini pendidikan bukanlah segala-galanya, lantaran orang yang mempunyai pendidikan tinggi belum tentu gampang diterima oleh orang lain apabila tidak bisa melaksanakan sebuag langkah awal penunjang dalam meraih mimpi menjadi kenyataan.

Sayangnya tidak semua orang mempunyai skill public speaking yang baik dan banyak pula yang merasa takut untuk berbicara didepan umum. Banyak yang beranggapan bahwa public speaking merupakan talenta atau kemampuan khusus yang alami. Namun tampaknya anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Mereka para public speaking profesional yang hebat dan handal juga pastinya tidak secara tiba-tiba mendapat skill tersebut, namun melalui proses dan latihan yang panjang.

Tentu saja penyebab kesulitan menjadi public speaker bermacam-macam. Untuk itu sangat penting untuk mengetahui penyebab tersebut, sehingga lebih gampang untuk mengatasinya. Beberapa permasalahan ketika melaksanakan public speaking diantaranya:

1. Minder, Grogi atau Takut
Merasa minder, grogi atau takut ketika berbicara di depan umum merupakan hal yang wajar, lantaran hampir setiap orang mengalaminya. Kesalahanya ialah ketika kita membiarkan perasaan tersebut menguasai diri berlarut-larut. Sehingga semakin usang menciptakan kita merasa bahwa menjadi seorang public speaking merupakan momok yang mengerikan.
Perasaan minder grogi atau takut ini muncul  lantaran adanya pikiran negatif dari dalam diri kita. Seringkali kita merasa mempunyai banyak kekurangan, tidak pintar, tidak berpengalaman dan takut gagal atau mengecewakan audiens (pendengar). Hal ini juga bisa terjadi lantaran jumlah akseptor yang terlalu banyak/terlalu sedikit, atau juga disebabkan lantaran status akseptor lebih tinggi.

2. Kurangnya Persiapan
Jika persiapan yang kita lakukan kurang maksimal, maka secara otomatis akan memicu rasa khawatir jika materi yang akan disampaikan tidak lancar atau salah. Secara tidak eksklusif hal ini akan mensugesti performa kita ketika menjadi public speaker. Maka apabila kita akan menjadi public speaker sebaiknya melaksanakan persiapan yang matang.
Persiapan disini tidak hanya melulu ihwal penguasaan materi, namun juga persiapan mental, mengenali kriteria audiens serta lokasi yang digunakan. Layaknya sebuah grup band yang akan tampil di depan penonton, sekalipun mereka sudah profesional mereka tetap melaksanakan aneka macam persiapan mulai dari  latihan, mengetahui kriteria penonon dan sound check serta meninjau panggung.

3. Word Filler
Word filler ialah pengucapan kata yang tidak mempunyai arti. Kata-kata ini sering disebut bergumam atau mumbling. Seringkali hal ini kita lakukan tanpa kita sadari, secara reflek keluar begitu saja. Jika durasinya terlalu sering maka akan menimbulkan kesan belepotan ketika melaksanakan public speaking. Bergumam menyerupai “eee”, “eemmm” akan mengganggu kejernihan pesan yang kita sampaikan dan menciptakan kita terlihat tidak siap membawakan presentasi dihadapan audiens. Untuk mengatasinya kita harus sadar dulu Word filler yang sering kita lakukan itu menyerupai apa, lantaran masing-masing orang akan berbeda.  Jika belum mengetahuinya akan sulit memperbaikinya.

4. Trauma atau Pengalaman Negatif
Pengalaman negatif ketika menjadi public speaking ini juga bisa menjadi penghalang kesuksesan melaksanakan public speaking. Hal ini lantaran seseorang yang mempunyai stress berat cenderung merasa bahwa kegagalan yang sama akan menimpa dirinya. Trauma bisa muncul lantaran pengalaman pribadi atau pengalaman melihat orang lain.

Nah, sesudah kita mengetahui permasalahan yang menciptakan kita kesulitan melaksanakan public speaking kini saatnya kita mengatasinya. Cara efektif untuk mencapai kesuksesan public speaking salah satunya persiapan yang matang. Bahkan presenter atau pembicara profesional kelas duniapun selalu melaksanakan persiapan sebelum mereka presentasi. Lalu apa saja yang harus kita siapkan? Berikut ini 11 langkah sukses public speaking :

Baca Juga:
Pertama, luruskan niat. Seorang yang bisa menjadi public speaking yang baik biasanya niatnya bukan hanya lantaran untuk mendapat uang atau kepopuleran semata. Yang perlu kita tanamkan pada diri ialah kita berbicara untuk menyebarkan pengetahuan serta menciptakan kehidupan seseorang menjadi lebih baik. Meluruskan niat bisa jadi cara sederhana menghilangkan perasaan grogi, minder dan takut.

Kedua, Pastikan materi yang akan kita bawakan sudah benar-benar siap serta gampang untuk di pahami audiens. Hal ini lantaran sebagus apapun isi bahan namun apabila sulit dipahami akan percuma. Pastinya dalam point ini kita harus menyusun bahan dengan sebaik mungkin serta menyesuikanya dengan audiens. Selain itu kita juga harus benar-benar menguasai bahan sehingga menambah rasa kepercayaan diri.

Ketiga, Banyak orang yang merasa bahwa latihan sebelum melaksanakan public speaking tidaklah penting, padahal latihan akan menciptakan skill public speaking kita meningkat. Semakin sering latihan akan menciptakan kita lebih lancar memberikan materi. Kita juga perlu melatih bercerita atau menunjukkan humor kepada audiens. Apabila kita mempunyai permasalahan dengan Word filler maka sering-seringlah latihan dengan cara direkam sehingga kita akan mengetahui dimana titik yang harus diperbaiki.

Keempat, kenali audiens anda. Dengetau karakteristik audiens kita, maka lebih memudahkan mengemas pesan-pesan yang akan anda sampaikan. Tentu akan berbeda memberikan pesan kepada belum dewasa dan orang tua, untuk itu penting bagi seorang publik speaker untuk mengenali audiens nya. Kita bisa membaginya menurut segi usia, strata sosial, pekerjaan, letak geografis dan lainya.

Kelima, upayakan selalu tiba lebih awal untuk mempersiapkan diri, dengan tiba lebih awal kita mempunyai waktu untuk mengikuti keadaan dengan situasi dan kondisi di lokasi. Kita juga perlu mengecek perlengkapan dan alat yang akan kita gunakan untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana.

Keenam, hilangkan rasa takut. Sesungguhnya ketakutan itu terletak dalam pikiran kita sendiri, seringkali apa yang kita takutkan tidak pernah terjadi. Saat kita merasa tidak percaya diri biasanya badan akan merespon dan melaksanakan reaksi menyerupai posisi badan sedikit membungkuk, tatapan cenderung kebawah, kadang tangan juga berkeringat. Kita bisa merubah perasaan takut, grogi dan minder yang ada didalam fikiran kita dengan merubah gerak fisik, lantaran fikiran dan badan merupakan satu kesatuan.

Ketujuh, lakukan pemanasan sebelum tampil. Kita bisa mengambil waktu sejenak untuk melaksanakan pemanasan, jangan biarkan badan dalam posisi membisu penuh kegusaran, mulai gerakkan tangan dan kaki, ubah posisi badan menjadi lebih tegak dan tersenyumlah.


Kedelapan, yakinkan diri bahwa kita bisa. Ketika perasaan takut, grogi dan minder tiba seringkali akan banyak sekali kalimat-kalimat yang melemahkan yang menari-nari di kepala. Jika ini sudah terjadi maka lakukan self talk, bicaralah pada diri sendiri dan yakinkan bahwa anda bisa melakukanya dengan baik.

Kesembilan, jadi diri sendiri. Kita perlu menjadi diri sendiri ketika menjadi public speaker, jangan mencoba menjadi orang lain. Maksudnya ialah kita perlu berbicara secara santai, sopan dan menarik ala diri kita sendiri.

Kesepuluh, berdo’a. Dengan berdoa, kita telah menyerahkan segala ikhtiar yang sudah kita persiapkan untuk selalu mendapat tunjangan Tuhan. Dengan perilaku berpasrah ini maka hati menjadi lebih hening dan tidak ada beban ketika presentasi.

Kesebelas, perbanyak jam terbang. Seseorang yang mempunyai jam terbang tinggi dalam suatu bidang akan menjadikanya semakin ekspert di bidang tersebut. Kita bisa menambah jam terbang dengan mulai memberanikan diri berbicara di forum-forum kecil seperti, diskusi kelompok, kelas, atau rapat dan lain sebagainya.

Demikianlah 11 langkah sukses public speaking. Semoga bermanfaat bagi kita, jangan lelah untuk terus berlatih dan belajar. Jangan takut mencoba, lantaran kita tidak pernah tau sebelum mencoba.
Comments

Add Your Comment
EmoticonEmoticon