Pengertian, Fungsi Dan Indikator Kemasan (Packaging) Suatu Produk
Pengertian, Fungsi dan Indikator Kemasan (Packaging) Suatu Produk - Dunia bisnis terus mengalami perkembangan yang diikuti juga dengan meningkatnya jumlah pemain bisnis, hal tersebut berdampak pada meningkatnya tingkat persaingan di dalam suatu kategori produk. Dalam produk-produk makanan/minuman hingga alat-alat rumah tangga, salah satu faktor penting untuk memenangkan persaingan ialah mempunyai kemasan yang menarik. Kemasan ialah bab terluar dan yang pertama dilihat sebelum produk yang didalamnya, kemasan juga harus sanggup mewakili produk yang ada di dalamnya.
Kemasan yang menarik akan lebih gampang untuk menarik konsumen semoga membeli, kemasan yang menarik juga menunjukkan kesan tersendiri bagi konsumen. Nah, untuk lebih jelasnya nanti dibawah ini akan dijelaskan ihwal pengertian kemasan, fungsi kemasan dan indikator kemasan yang sanggup dipakai pada ketika penelitian.
![]() |
| Kemasan Produk (Packaging) |
A. Pengertian Kemasan (Packaging)
Kemasan berdasarkan Kotler dan Amstrong (2008:275) ialah acara merancang dan memproduksi wadah atau pembungkus suatu produk. Bungkus atau kemasan yang menarik akan menunjukkan nilai plus pada konsumen yang sedang membedakan beberapa produk yang bentuk dan mutunya hampir sama. Perbedaan tersebut akan terlihat dari label yang biasanya dalam kemasan produk.
Pengemas (packaging) merupakan proses yang berkaitan dengan perancagan dan pembuatan wadah (container) atau pembungkus (wrapper) untuk suatu produk (Tjiptono, 2002:151)
B. Fungsi Kemasan (Packaging)
Fungsi kemasan sanggup dibedakan berdasarkan daya tarif visual dan daya tarik mudah (dari segi fungsional), berikut ialah penjelasannya :
1. Daya tarik visual
Daya tarik visual mengacu pada penampilan kemasan (tampilan visual) yang meliputi unsur-unsur grafis yang telah disebutkan di atas. Semua unsur grafis tersebut dikombinasikan untuk membuat suatu kesan untuk menunjukkan daya tarik visual secara optimal. Daya tarik visual sendiri bekerjasama dengan faktor emosi dan psikologis yang terletak pada bawah sadar manusia. Sebuah desain yang baik harus bisa menghipnotis konsumen untuk menunjukkan respons kasatmata tanpa disadarinya.
2. Daya tarik mudah ( fungsional )
Daya tarik mudah merupakan efektivitas dan efisiensi suatu kemasan yang ditujukan kepada konsumen maupun distributor. Misalnya, untuk fasilitas penyimpanan atau pemajangan produk. Beberapa daya tarik mudah lainnya yang perlu dipertimbangkan antara lain :
a. Dapat melindungi produk yang didalamnya
b. Praktis dibuka atau ditutup kembali untuk disimpan
c. Porsi yang sesuai untuk produk makanan/minuman
d. Dapat dipakai kembali ( reusable )
e. Praktis dibawa, dijinjing atau dipegang
f. Memudahkan pemakai untuk menghabiskan isinya dengan mengisi kembali dengan jenis produk yang sanggup diisi ulang (refill)
C. Indikator Kemasan
Menurut Kotler et al (2000:252) indikator-indikator kemasan antara lain sebagai berikut :
- Desain kemasan, kemasan yang didesain dengan baik sanggup membuat nilai konvenien bagi konsumen dan nilai promosi bagi produsen.
- Mutu kemasan, mutu kemasan sanggup menumbuhkan iktikad dan embel-embel gambaran diri dan memp engaruhi calon pembeli untuk menjatuhkan pilihan terhadap barang yang dikemasnya.
- Inovasi kemasan, pengemasan inovatif sanggup menunjukkan banyak manfaat bagi konsumen dan keuntungan bagi produsen.
Demikian artikel ihwal pengertian kemasan, fungsi kemasan dan indikator kemasan (packaging) suatu produk. Semoga bermanfaat dan terimakasih banyak.
