12/18/2018

Modus Penipuan Model Dana Mistik Ta'lim Web Blog Fulustalim.Blogspot.Com

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Kali ini admin akan menawarkan informasi bahwa ada modus penipuan gres dengan mengiming-imingi dapat menjiplak uang model Fulus Ta'lim Perhimpunan Al-Ta'lim atau dikenal dengan istilah " Dana Gaib Ta'lim" pimpinan H. Ilham, web blognya adalah: http://fulustalim.blogspot.com/ penipu mengaku dari Pondok Pesantren yang sudah bergerak di bidang ini selama 12 tahun....


sasarannya yakni orang-orang yang sedang berada dalam kesulitan ekonomi terutama yang sedang terlilit hutang, menyerupai terlihat dari penampakan web blog yang memiliki alamat web:http://fulustalim.blogspot.com/ di bawah




Adapun modus atau iming-imingnya yaitu dapat menjiplak uang yang kita transfer sebagai mahar,  menjadi berlipat ganda, ada beberapa tingkatan & total maharnya yaitu mulai dari tingkat 1-4. Masing-masing tingkatan itu menjanjikan hasil yg fantastis, sebagai ilustrasinya yang tertera di web blognya sebagai berikut:



Berikut ini yakni kronologis insiden yang dialami oleh seorang korban yang menjadi target penipuan dari Dana Gaib Al-Ta'lim  sebagai berikut:

  1. Korban yang melihat iklan di web blog menghubungi penipu melalui WA yang tertera di web blog tersebut
  2. Sebagai rasa ingin tau korban menanyakan kepada penipu perihal iklan yang dilihatnya
  3. Kemudian penipu menjelaskan dengan kata-kata yang sangat meyakinkan dan tidak tanggung-tanggung menawarkan klarifikasi ihwal kebenaran Dana Gaib tersebut disertai dengan bersumpah demi Allah dan Rasul. Sebagai umat Muslim kalau ada orang yang berani bersumpah menyerupai itu niscaya akan percaya.
  4. Setelah korban terpedaya dengan keterangan dari penipu disertai sumpah demi Allah dan Rasul, maka korban menyanggupi untuk mentransfer uang yang besarnya sesuai dengan tingkatan yang diambilnya ( Kebetulan korban ambil yang level 1 saja....)
  5. Setelah mentransfer uang, korban konfirmasi ke penipu dengan mengirimkan bukti transfernya, kemudian penipu menjelaskan bahwa akan segera beliau kerjakan aktivitas menjiplak uangnya dan menyuruh korban untuk menawarkan data lengkap korban mencakup nama, tanggal lahir dan nomor rekening bank untuk nantinya akan ditransfer kalau sudah beres prosesnya dan korban disuruh untuk menunggu informasi selanjutnya sesuai dengan yang penipu janjikan.
  6. Setelah datang waktu yang penipu janjikan, penipu itu menghubungi korban dan menawarkan klarifikasi bahwa uangnya sudah siap ditransfer, cuma katanya ada syarat yang tidak terduga, yaitu: korban harus melaksanakan sedekah sebesar 550rb yang akan dibagikan kepada 11 fakir miskin dan penipu meminta korban untuk segera mentransfer uang sedekah tersebut, supaya dana gaibnya dapat ditransferkan atau dicairkan.
  7. Mendengar klarifikasi tersebut, bahwasanya korban gres tersadar bahwa bahwasanya beliau sudah tertipu. Tetapi korban masih ingin tau dengan penipu alasannya yakni biasanya kalau penipu sudah melaksanakan penipuan, kontak dari korban biasanya eksklusif diblokir, tetapi ini tidak, kontak korban masih belum diblokir, dan masih dapat berkomunikasi lewat WA, padahal bahwasanya ini yakni trik dari penipu biar dapat menghasilhan uang lagi dari korban.
  8. Korban masih ingin tau dan meminta klarifikasi lagi kepada penipu perihal uang sedekah tadi, apakah memang benar menyerupai itu ?, kemudian penipu itu menjelaskan bahwa beliau menjelaskan keadaan yang bahwasanya dengan kata-kata yang sangat meyakinkan dan lagi-lagi bersumpah demi Allah dan Rasul, kemudian penipu menawarkan dispensasi uang sedekahnya dari 550rb menjadi 260rb, maka kemudian korban mentransfer uang sedekah yang sebagai syarat terakhir biar uang yang sudah diproses itu dapat ditransfer. Karena merasa ingin tau dan sudah merasa tanggung dengan uang yang sudah ditransfer sebagai mahar.
  9. Setelah mentransfer korban menghubungi kembali penipu untuk konfirmas
  1. Korban yang melihat iklan di web blog menghubungi penipu melalui WA yang tertera di web blog tersebut
  2. Sebagai rasa ingin tau korban menanyakan kepada penipu perihal iklan yang dilihatnya
  3. Kemudian penipu menjelaskan dengan kata-kata yang sangat meyakinkan dan tidak tanggung-tanggung menawarkan klarifikasi ihwal kebenaran Dana Gaib tersebut disertai dengan bersumpah demi Allah dan Rasul. Sebagai umat Muslim kalau ada orang yang berani bersumpah menyerupai itu niscaya akan percaya.
  4. Setelah korban terpedaya dengan keterangan dari penipu disertai sumpah demi Allah dan Rasul, maka korban menyanggupi untuk mentransfer uang yang besarnya sesuai dengan tingkatan yang diambilnya ( Kebetulan korban ambil yang level 1 saja....)
  5. Setelah mentransfer uang, korban konfirmasi ke penipu dengan mengirimkan bukti transfernya, kemudian penipu menjelaskan bahwa akan segera beliau kerjakan aktivitas menjiplak uangnya dan menyuruh korban untuk menawarkan data lengkap korban mencakup nama, tanggal lahir dan nomor rekening bank untuk nantinya akan ditransfer kalau sudah beres prosesnya dan korban disuruh untuk menunggu informasi selanjutnya sesuai dengan yang penipu janjikan.
  6. Setelah datang waktu yang penipu janjikan, penipu itu menghubungi korban dan menawarkan klarifikasi bahwa uangnya sudah siap ditransfer, cuma katanya ada syarat yang tidak terduga, yaitu: korban harus melaksanakan sedekah sebesar 550rb yang akan dibagikan kepada 11 fakir miskin dan penipu meminta korban untuk segera mentransfer uang sedekah tersebut, supaya dana gaibnya dapat ditransferkan atau dicairkan.
  7. Mendengar klarifikasi tersebut, bahwasanya korban gres tersadar bahwa bahwasanya beliau sudah tertipu. Tetapi korban masih ingin tau dengan penipu alasannya yakni biasanya kalau penipu sudah melaksanakan penipuan, kontak dari korban biasanya eksklusif diblokir, tetapi ini tidak, kontak korban masih belum diblokir, dan masih dapat berkomunikasi lewat WA, padahal bahwasanya ini yakni trik dari penipu biar dapat menghasilhan uang lagi dari korban.
  8. Korban masih ingin tau dan meminta klarifikasi lagi kepada penipu perihal uang sedekah tadi, apakah memang benar menyerupai itu ?, kemudian penipu itu menjelaskan bahwa beliau menjelaskan keadaan yang bahwasanya dengan kata-kata yang sangat meyakinkan dan lagi-lagi bersumpah demi Allah dan Rasul, kemudian penipu menawarkan dispensasi uang sedekahnya dari 550rb menjadi 260rb, maka kemudian korban mentransfer uang sedekah yang sebagai syarat terakhir biar uang yang sudah diproses itu dapat ditransfer. Karena merasa ingin tau dan sudah merasa tanggung dengan uang yang sudah ditransfer sebagai mahar.
  9. Setelah mentransfer korban menghubungi kembali penipu untuk konfirmasi bahwa sudah dilakukan transfer uang sedekah tadi.
  10. Selang beberapa jam kemudian penipu mengabari korban, minta diisikan pulsa HP-nya berapa saja nominal pulsanya tidak duduk masalah katanya, alasannya yakni penipu katanya mau nelpon jasa transfer biar mentransferkan uang yang sudah siap. Karena di luar hujan sangat lebat.
  11. Kemudian korban mengisikan pulsa penipu sebesar 10rb (untung hanya pulsa 10rb, wkwkkw....) dan eksklusif memberitahu penipu bahwa pulsanya sudah diisi.
  12. Lalu insiden selanjutnya adalah,,,,kontak WA korban diblok oleh penipu !!!!
  13. Maka di sinilah korban benar-benar sadar bahwa dirinya memang sudah DITIPU...!!!
Dari insiden ini dapat kita ambil hikmahnya yaitu kita harus berhati-hati dalam menyikapi informasi di masa modern ini, alasannya yakni banyak informasi-informasi bohong bahkan yang sifatnya hanya menipu dan mencari korban-korban yang lengah.

Maka berhati-hatilah...!!!

Tolong bantu share, supaya tidak banyak korban lagi, dan supaya pelaku secepatnya tertangkap oleh yang berwajib !!!


Adapun nomor kontak WA dan rekening penipu adalah:
  • Kontak: 082271198122
  • Rekening Bank SINARMAS, Nomor: 0034 3458 99, A.N: Tubagus Ilham

Demikian, semoga bermanfaat...


Wassalam,

Admin.






Comments

Add Your Comment
EmoticonEmoticon

:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:P
:o
:>)
(o)
:p
(p)
:-s
(m)
8-)
:-t
:-b
b-(
:-#
=p~
x-)
(k)